fbpx

Developer PUBG : Map “Savage” Tidak Akan Dirilis Dalam Waktu Dekat

Map baru yang saat ini sedang dikembangankan oleh tim developer PUBG, “Code Name: Savage”, dikabarkan tidak akan dirilis hingga beberapa bulan ke depan. Dilansir PUBG Corp, mereka merasa masih harus mempersiapkan dan melakukan serangkaian tes dengan melibatkan Player, untuk mendapatkan berbagai macam feedback, demi menentukan konten-konten baru dalam kawasan yang lebih kecil dari Map biasanya tersebut. Developer mengatakan bahwa beberapa perubahan juga sudah diimplementasikan pada beta-test yang dilakukan pada 16 hingga 18 April minggu ini.

Test kedua ini akan memperkenalkan perubahan pada fitur yang telah diterapkan pada sesi pertama sebelumnya. Antara lain perkenalan serta perubahan pada area Red Zone, Blue Zone, Item Spawns, Cuaca, serta penambahan beberapa lokasi baru yang diterapkan pada map.

Dalam kurun waktu 48 jam ke depan, Player akan mendapati bahwa saat terjadi area merah (Red Zone) akan mengalami pengurangan durasi aktif. Sementara untuk area biru (Blue Zone) akan menggunakan kalkulasi beradasarkan pemain yang ada dan tersisa saat game berlangsung. Item yang muncul kembali seperti untuk perahu motor, akan lebih mudah diprediksi dengan penempatan yang lebih mudah dimengerti, seperti di kota-kota di dekat laut. Granat akan menjadi item yang lebih umum ditemui, dan scope level 8x adalah scope tertinggi yang bisa didapatkan melalui kotak paket yang dikirimkan melalui udara.

Beberapa area baru yang juga turut ditambahkan di antaranya :
The Banyan Grave: sebuah area yang dipenuhi berbagai macam tekstur bernuansa kayu yang hadir di tengah-tengah pulau
The Abandoned Quarry: sebuah situs penggalian yang telah ditinggalkan, yang juga kabarnya ditempatkan di area tengah dari pulau.
The Dock: sebuah gelanggang kapal di mana di dalamnya terdapat 2 buah kapal yang sangat besar, dan terletak di sisi sebelah tenggara dari pulau.

“Code Name: Savage” merupakan Map berukuran 4×4 km ini dapat dikatakan hanya berukuran seperempat dari Erangel dan Miranmar, yang merupakan 2 map yang telah diimpelemtasikan dalam game sebelumnya. Namun tentunya, dengan map berukuran lebih kecil, Player tidak punya banyak waktu “bersantai”. Karena kemungkinan bertemu dengan musuh menjadi lebih sering, kapan saja tanpa diduga. Hal ini memungkinkan banyak Player untuk terus berada dalam tensi tinggi dan menciptakan sebuah pertempuran dengan tempo yang lebih cepat dan berbeda dari biasanya.

Namun nampaknya, Player harus lebih lama bersabar untuk menikmati berbagai fitur yang akan disajikan secara lengkap oleh map ini nantinya. Mari kita tunggu saja dan berharap semoga PUBG Corp dapat memaksimalkan semua fitur yang ada, sehingga dapat memuaskan seluruh fansnya di seluruh dunia.

More Stories
Blade of Galadriel
Shadow of War Rilis Story DLC Blade of Galadriel, Simak Trailernya