fbpx

F1 2018 PC – Review

Game Formula 1 dari franchise Codemasters tahun ini pun juga jauh lebih baik dari sebelumnya.

F1 2018 membawa banyak fitur terbaru, untuk career mode akan dilengkapi dengan fitur upgrade yang membebaskan player untuk terus mengembangkan mobil F1 mereka sepanjang musim. Player juga dapat melakukan interview dimana jawaban dari setiap wawancara akan mempengaruhi performa tim secara keseluruhan. Desain F1 dengan pelindung kokpit atau “halo” juga tampil dalam game F1 2018 kali ini, dan juga sirkuit terbaru dari perancis Le Castellet juga dapat dimainkan.

F1 2018 saat ini sudah tersedia dan dapat dimainkan untuk PlayStation 4, Xbox One, PC dan juga Nintendo Switch.

F1 2018 PC - Review Screenshots

Review kali ini dilakukan setelah bermain setengah musim di mode career mode dan juga sedikit mencoba mode lainnya. Meskipun masih banyak hal yang harus di uji coba pada mode lainnya. Saya sendiri berpendapat permainan utama pada F1 2018 ada pada career mode-nya. Karena pada mode career ini kita dapat merasakan simulasi permainan Formula 1 secara maksimal.

“Handling yang lebih baik.”

Berbeda dengan seri sebelumnya, kontrol dan juga handling pada F1 2018 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Meskipun saya hanya bermain menggunakan kontrol biasa. Pergerakan mobil pada setiap tikungan menjadi lebih baik dan realistik. Mobil akan bergetar dan sedikit goyang saat harus melewati landasan sirkuit (kerb) dan keluar dari tikungan tajam.

Aspek menarik yang hadir pada career mode juga pada fitur upgrade mobil Formula 1. Player yang menyelesaikan misi pada Gran Prix Weekend akan mendapatkan resource point yang dimana point tersebut dapat digunakan untuk upgrade mobil Formula 1. Sehingga, pada career mode player tidak lagi harus merasakan dilemma memilih tim yang lebih lemah dibandingkan Scuderia Ferrari ataupun Mercedes-AMG. Dengan fitur upgrade ini, tim yang awalnya lemah dapat menjadi lebih kompetitif sepanjang musim apabila player mampu mencapai beberapa podium diawal musim.

Interview yang ada pada mode career akan membantu player untuk meningkatkan persentase keberhasilan upgrade ataupun mengurangi jumlah resource point yang dibutuhkan untuk upgrade tersebut. Interview pada mode career ini terlihat menarik di awal musim namun setelah bermain setengah musim, interview terkesan monoton dan jawaban yang mampu memberikan manfaat menjadi mudah untuk ditebak.

F1 2018 PC - Review Screenshots

Bermain F1 2018 hanya dengan kontroller dan bukan dengan stir mobil tentu memberikan tantangan sendiri untuk memberikan pengalaman simulasi balap yang maksimal. Saya sendiri mengatur permainan saya untuk memfokuskan hanya pada kendali balap tanpa harus khawatir dengan pergantian KERS maupun pergantian transmisi. Pengaturan mobil saya adalah mobil transmisi otomatis, dan pengaturan KERS juga secara otomatis namun untuk brake assist dan traction control saya matikan untuk memberikan kontrol mobil yang lebih nyata.

Dengan setup pembalap matic seperti ini pun saya merasa puas dan mampu merasakan simulasi balap Formula 1 yang realistis. Hingga, saya sadari ada sedikit kekurangan pada AI difficulty pada game ini.

“Saya harus mencoba 3 sampai 5 kali untuk mendapatkan AI difficulty yang kompetitif dengan kemampuan balap saya.”

Menemukan pengaturan AI difficulty yang pas dengan kemampuan balap kita cukup sulit pada game ini. Pada dasarnya Codemasters memberikan player kemampuan untuk mengatur tingkat kesulitan dengan slidebar dari 1 hingga 100. Dimana 1 adalah yang termudah, dan 100 adalah tingkat kesulitan paling tinggi. Saya harus mencoba 3 sampai 5 kali untuk mendapatkan AI difficulty yang kompetitif dengan kemampuan balap saya. Memenangkan Gran Prix dengan jarak 30 detik ataupun 1 lap tentu akan sangat membosankan, dengan melakukan tweak pada AI Difficulty, saya berhasil menemukan pengaturan AI yang sangat kompetitif dan agresif, dengan jarak lap hanya 0.2 – 0.8 detik, simulasi balapan menjadi sangat nyata dan layak untuk dimainkan simulasi secara full (50 – 70 laps).

Kesimpulannya, menurut saya Codemaster berhasil untuk membuat game Formula 1 yang lebih baik dari seri sebelumnya semenjak tahun 2010 dan seri kali ini pun bagi kalian penggemar berat Formula 1 sangat disarankan untuk mencoba F1 2018.

More Stories
Monkey King: Hero is Back Meluncur di China 2019, Region Lainnya Menyusul